Article written

  • on Senin, 25 April 2011
  • at 22.04
  • by Blogger Bertuah

Artikel Majalah Dinding Digital (@blontankpoer)0

Pekan lalu, saya mendapat beberapa kejutan di Pekanbaru. Pertama, saya diajak tim InternetSehat berkunjung ke kandang Blogger Bertuah yang sedang menggelar bincang-bincang pemanfaatan blog untuk keperluan pendidikan sekaligus nonton bareng Linimas(s)a. Yang kedua, mendapat suguhan MadingOnline, karya yang tampak ‘sederhana’, namun memiliki manfaat luar biasa bagi penggunanya.

Saya sebut sederhana, lantaran teman-teman Bertuah sudah khatam soal desain dan menyiapkan isi. Sudah banyak pelajar SLTA yang jalan bersama. Teman-teman Bengawan yang sudah setahun lebih merencanakan hal serupa, hingga kini belum juga kesampaian. Dan, justru di situlah menariknya, pertemuan hari itu justru berkembang ke mana-mana.

Dalam perbincangan di sekretariat Bertuah, sempat muncul wacana membesarkan MadingOnline.Net, dengan mengajak komunitas-komunitas blogger di berbagai daerah. Bengawan pasti mau, dan saya yakin yang lain juga bersikap serupa. Blogger Ponorogo memiliki banyak anggota yang berstatus pelajar, begitu pula dengan teman-teman di Pendekar Tidar di Magelang yang sudah berulang kali menyelenggarakan lomba blog untuk pelajar, termasuk yang sedang berlangsung sekarang.

Di dunia blogging, pun banyak guru yang rajin ngeblog, seperti Pak Sawali dan Pak Marsudiyanto. Ada pula, kalau tak salah, Sang Bayang, yang juga berstatus pendidik di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Belum lagi jika para ditambah deretan para staf pengajar sungguhan seperti Pak Slamet Widodo yang menjabat salah satu Ketua Jurusan di Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo, Madura, atau Sam Ardi, blogger galau namun berprofesi dosen lulusan Yordania yang kini menetap di Malang.

Bisa jadi, kelak MadingOnline.Net menjadi portal ‘majalah dinding digital’ sekaligus menjadi forum tukar-menukar pengetahuan antarpelajar di tanah air. Beberapa pendidik, bisa saja menjadi ‘pengawal’ atau teman bagi tumbuhnya tunas-tunas bangsa yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara. Soal pengembangan, bisa ke mana-mana, seturut dengan dinamika dan gejolak intelektual para remaja.

Yang tua-tua, para anggota komunitas blogger, cukup tut wuri handayani, mengikuti saja ke arah mana keinginan para pelajar kita. Bisa jadi, kelak dibikin subdomain sesuai wilayah, di mana peran komunitas blogger menjadi pendamping, menginisiasi pelatihan-pelatihan blogging, menulis, atau memfasilitasi kegiatan-kegiatan penunjang yang dilakukan secara offline.

InternetSehat yang juga tertarik terlibat dalam upaya pengembangannya bisa mengambil bagian pada sisi penyediaan server dan sharing pengetahuan dan informasi seputar pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, bersama-sama dengan komunitas blogger di berbagai daerah.

Komunikasi antarkomunitas yang sudah terjalin selama ini juga bisa turut kian menguat seiring dengan keterlibatan dalam usaha bersama, memberi kontribusi memajukan pendidikan. Komunitas, bisa jadi akan mengambil peran dalam pelibatan jaringan atau kemampuan mengakses individu-individu yang memiliki concern yang sama, untuk turut berbagi pengetahuan.

Saya kira, tak ada yang berat jika hal demikian bisa dilakukan secara bersama-sama. Terima kasih teman-teman Blogger Bertuah atas kerja kerasnya, yang menginspirasi banyak orang untuk turut bersama-sama mengembangkan dan memajukan dunia pendidikan Indonesia.

Tulisan aslinya dapat dibaca di :

http://blontankpoer.com/2011/04/23/majalah-dinding-digital/

subscribe to comments RSS

There are no comments for this post

Please, feel free to post your own comment

Jaringan Mading Online Sekolah Pekanbaru is powered by Blogger.